APLIKASI PUPUK ECO FARMING untuk tanaman PADI

PENGAPLIKASIKAN PUPUK ECO FARMING TANAMAN PADI

eco farming padi
eco farming untuk padi

Pada LAHAN 1 hektar

❇️ PRA TANAM

Setelah selesai Pengolahan melalui proses pembajakan, jika ingin hasil optimal taburkan pupuk kandang sebanyak 3-6 ton perhektar, ratakan lahan sawah melalui proses peleleran kondisi Tanah SIAP TANAM dan Pastikan kondisi air macak-macak dan Tutup semua aliran air sawahnya disaat penyemprotan Pupuk Eco Farming

❇️ PEMBUATAN BIANG

Larutkan 1 tube Eco Farming dengan 1 liter air (tetes tebu/air kelapa/air hujan/air sumur) dan hasilnya yg disebut BIANG untuk lahan 1 hektar diperlukan 6 tube dengan pelarut 6 liter air diatas, kemudian aplikasikan dengan volume semprot 8 Tengki semprot (17 liter)

Atau setara dosis: volume semprot 8 tengki x 17 liter = 136 liter

6.000 ml biang : 8 tengki

=750 ml

750 ml:17 liter

Maka didapat dosis dengan konsentrasi 44 ml per liter air

Sebaiknya melarutkan Eco Farming dilakukan minimal 24 jam dengan penambahan gula atau molases (pada air kelapa, air hujan dan air sumur) sebelum di aplikasikan ke media tanam
❇️ Pertama
Seprotkan pupuk Eco Farming pada lahan yang siap tanam 5 hari sebelum tanam dengan dosis 44 ml per liter air, tangki dengan kapasitas 17 liter air
Atau setara dengan dosis 6000 ml biang : 8 tengki=750 ml pertengki 17 liter
44 ml biang EF per liter air
Penanaman Padi (0 hst
▶️ Pada hari ke 5-7 hari setelah tanam aplikasikan pupuk NPK an organik sebanyak 25% perhektar
❇️ Kedua
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada usia 14 hari setelah tanam dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas tangki 17 liter/tangki dengan pembuatan biang selama 15 menit tanpa penambahan gula atau molases
Volume semprot sebanyak 170 liter atau setara 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 2 pada tanaman diperlukan 1 tube EF perhektar
❇️ Ketiga
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada usia 28 hari setelah tanam dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas tangki 17 liter/tangki perlakuan biang sama dengan diatas (no.2)
Volume semprot sebanyak 170 liter atau 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 3 pada tanaman diperlukan 1 tube EF perhektar
❇️ Keempat
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada usia 42 hari setelah tanam dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas 17 liter/tangki, perlakuan biang sama dengan diatas (no.2)
Volume semprot sebanyak 170 liter atau 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 4 pada tanaman diperlukan EF 1 tube perhektar
❇️ Kelima
Semprotkan Pupuk Eco Farming pada usia 56 hari setelah tanam dengan dosis 100 ml pertangki dengan Kapasitas 17 liter/tangki, perlakuan biang sama dengan diatas (no.2)
Volume semprot sebanyak 170 liter atau setara 10 tengki (17 liter)
Aplikasi ke 5 pada tanaman diperlukan EF 1 tube perhektar
Catatan
Alat/Air untuk pembuatan biang EF dan Alat/Air untuk Penyemprotan harus Steril (bersih) dari unsur zat Kimia. Jika aplikasi sdh terlewat ya sdh, untuk melengkapi kebutuhan nutrisi bisa d tambahkan aplikasi NPK dihari ke 5-7 hst sebanyak 25%
takarannya bisa 5-6ml perliter untuk ke tanaman (penyemprotan daun dan batang), untuk ke tanah bisa 10-15ml perliter,
catatan : Untuk aplikasi ke tanaman tidak perlu difermentasi diamkan saja 10 menit langsung aplikasikan

Pengaplikasian eco farming pada kelapa sawit

Pengaplikasian eco farming pada kelapa sawit

Tanaman Menghasilkan (TM)

Persiapan

  1. Buat piringan disekitar pohon, pastikan piringan bersih dari gulma dengan radius 1 meter dari pangkal pohon
  2. Pengendalian gulma antar pohon hingga bersih
  3. Pruning/pangkas batang yang kering
  4. Tebar Dolomit sebanyak 1.5 kg perpohon

Pembuatan Biang Eco Farming

  1. Campurkan 1 Tube Eco Farming pada 1 Liter Air kelapa + Gula 2 Sendok Makan
  2. Simpan pada botol, fermentasi selama 3 Hari, setiap 24 jam buka tutup botol kemudian tutup kembali

Fermentasi Nutrisi Eco Farming

  1. Siapkan Drum Kosong ukuran 200 Liter,
  2. Masukkan 30 Kg Pupuk Kandang
  3. Masukkan 1 Liter Biang Eco Farming (yang sdh difermentasi 3 malam)
  4. Masukkan Rebung Bambu 3 Kg (Jika ada)
  5. Masukkan Sabut Kelapa 2 Kg (Jika ada)
  6. Masukkan Serasah Daun Bambu 0.5 kg untuk kultur Trichoderma (Jika ada)
  7. Bonggol Pisang 2 kg (Jika ada)
  8. Masukkan 200 Liter Air Biasa.
  9. Fermentasi selama 7-10 Hari agar bahan organik semuanya terurai

Apalikasi Pemupukan

  1. Saring Nutrisi Eco Farming dari bagian ampasnya, aplikasikan dengan menggunakan tengki spreyer cukup 1.5 liter perpohon
  2. Aplikasikan setiap 2 pekan sekali selama 4 bulan kedepan
  3. 1 Drum (200 Liter) untuk mencover lahan 1 Hektar komoditas Kelapa Sawit

Catatan :

Aplikasi pupuk an-organik jenis NPK sebanyak 1.5 kg per pohon 2x didalam setahun, yaitu bulan ke 5 dan bulan ke 11
Tdk ada aplikasi pemupukan pada bulan ke 6 dan ke 12


whatsapp Fahmi Abdillah